Kata Jurnal ✧˖°.

❝ Setiap Kata Punya Cerita ❞

(3/3) Urban Legend Kartun : Sisi Gelap di setiap Karakternya

Ini adalah beberapa kisah kelam di balik karakter kartun bagian ketiga.

Rugrats (Imajinasi)

Kisah bayi-bayi lucu dalam kartun Rugrats ternyata memiliki sisi kelam. Dipercaya jika kisah bayi-bayi ini adalah imajinasi semata dari Angelica, salah satu karakter anak perempuan nakal dalam cerita ini. Sementara bayi-bayi dalam cerita menurut teori sudah meninggal dunia.

Angelica membayangkan Chuckie yang ternyata sudah meninggal bersama dengan ibunya. Itulah mengapa dalam cerita, ayah Chukie terus menerus khawatir dengan Chuky. Sementara itu bayi Tommy ternyata juga sudah meninggal, itu sebabnya ayahnya selalu ada di ruang bawah tanah dan membuat mainan khusus untuk anak-anak yang tidak memiliki kesempatan hidup.

Selanjutnya ibu bayi kembar sepasang Phil & Lil mengugurkan kandunganya sehingga Angelica tidak tahu bayi yang lahir laki-laki atau perempuan. Sehingga ia mengimajinasikan keduanya.

Hal ini di dukung juga dari cerita bahwa hanya Angelicalah yang bisa mengerti bahasa bayi, karena ini hanya ada dalam imajinasinya semata. Selain itu, dalam serial lanjutannya, All Grown Up, Angelica pun dilaporkan mengikuti jejak sang ibu yang diketahui menjadi pecandu obat-obatan terlarang. Hal ini diperparah dengan vonis penyakit yang dideritanya, skizofrenia. Skizofrenia adalah gangguan mental yang menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi, hingga kekacauan dalam berperilaku.

Phineas & Ferb (Imajinasi)

Senada dengan kartun Rugrats, serial kartun ini dipercaya adalah hasil imajinasi Candase yang merupakan kakak dari Phineas. Kartun menceritakan tentang Phineas dan Ferb, mereka berdua melakukan banyak hal yang diluar akal sehat, misalnya membuat dan bermain roller coster dan membuat roket ke luar angkasa. Namun dalam cerita, apapun yang diperbuat adik-adiknya ini akan menghilang ketika sang ibu datang dan Candace hanya terbawa imajinasi adik-adiknya.

Banyak yang mempercayai kisah ini berasal dari Candace, adik Candace yang bernama Phineas selalu dibully oleh teman-temannya karena dirinya di nilai aneh, Phineas bisa dibilang orang pintar yang kurang akan kemampuan bersosialisasi. Selanjutnya, ada anak membully Phineas dan melakukan kekerasan hingga dirinya meninggal.

Candace yang merasa hancur karena adiknya meninggal ini, sama dengan Angelica, ahirnya mengalami Schizophernia. Candace kemudian membuat dunia sendiri dari imajinasinya dengan melibatkan Ferb yang merupakan adik tiri Candace. Ferb di dunia nyata mengidap disabilitas dan kesulitan berbicara.

Sementara itu, tokoh antargonis dalam cerita yaitu, Dr. Doofenshmirtz sebenarnya adalah psikolog Candace yang mengunjungi dirinya seminggu dua kali. Bukannya membaik, ternyata Candace malah kecanduan obat-obatan yang membuat halusinasinya semakin menjadi-jadi.

Kisah Candace pun berahir tragis karena ia mengahiri hidupnya dengan menggantung diri di kamarnya. Dirinya mengalami depresi dan tersiksa secara terus menerus. Semenjak kematiannya, sang Ibu yang tanpa sengaja masuk ke kamar Candace menemukan buku harian sang anak.

Di dalam buku harian ini, ibunya menemukan kisah imajinasi Candace tentang Phineas dan Ferb. Ahinya, untuk mengenang Candace, sang ibu membawa buku harian Candace ke Disney Channel Studio. Sehingga lahirlah serial kartun yang kita tonton saat ini.

Thanks for reading !! ^^


Tinggalkan komentar