Setelah menonton keseruan TV seri Yellowjakets Season pertama, ini adalah beberapa cerita dari setiap karakter di dalamnya. (Bagian Pertama) Owh ya, tulisan ini mengandung spoiler!
Kisah Jackie
Jackie, entah mengapa merupakan tokoh yang paling saya suka dalam seri ini. Di awal cerita pelatih memberikan gelar kapten pada Jackie karena cewek pirang cantik ini di nilai cukup populer dan bisa mengatur anak-anak tim sepak bola. Pelatih juga menyebutkan jika dirinya tidak secepat dan seterampil anak lainya. Jadi Jackie kelihatanya tidak punya skill apa-apa dalam cerita ini.
Lanjut ke cerita pada saat mereka terjebak di hutan. Karena tidak punya skill Jackie pun sedikit di kucilkan oleh teman-temannya. Menurut saya Jackie merupakan teman yang baik dan anak kesayangan orang tuanya. Sayangnya karakter ini membuat teman baiknya yaitu Shauna merasa tidak nyaman dan merasa tertekan karena merasa Jackie selalu mengatur dirinya.
Kisah Shauna
Shauna adalah tokoh yang kontrovesional menurut saya, entah harus mendukung yang ia lakukan atau tidak. Shauna selingkuh dengan pacar sahabatnya sendiri hingga hamil. Ia bahkan menikah dengan cowok itu di masa depan. Memang sih kita tidak tahu kita bisa jatuh cinta dengan siapa, tapi apa salahnya Shauna kasih tau kalau ia punya perasaan sama pacar Jackie. Siapa tau Jackie ternyata gak cinta banget sama pacarnya dan pertemanan mereka masih berjalan.
Shauna juga menurut saya gak PD seperti Jackie sehingga ia menjadi cewek yang tertekan dengan keadaan Jackie yang lebih populer. Padahal Shauna adalah cewek pintar tapi ia seakan membiarkan dirinya menjadi bayang-bayang Jackie. Ia harusnya bisa lebih PD dengan dirinya sendiri dan ngasih tau kebenaran hubunganya dengan pacar Jackie. Mungkin saja jika Jackie benar-benar sahabat sejatinya mereka akan tetap berteman dan tidak terjadi hal yang mengerikan di akhir kisah musim pertama seri ini.
Kisah Misty
Ternyata pembullian yang diterima Misty bisa membuat dirinya melakukan hal nekat yaitu menghancurkan alat pesawat (hmm.. gak tau namanya apa) sehingga menyulitkan pada penyelamat menemukan mereka. Misty merasa bahwa dia menjadi sosok yang diterima dan disukai karena dia bisa melakukan pertolongan pada teman-temannya.
Ternyata rasa penerimaan lingkungan lebih penting bagi Misty yang sering dibully daripada diselamatkan dari hutan. Di masa dewasanya pun ia tumbuh menjadi wanita yang suka ikut campur dengan masalah orang lain dan ingin dirinya menjadi sosok yang penting yang bisa membantu teman-temannya.
Berlanjut ke part 2
Thanks for reading !!

