Kata Jurnal ✧˖°.

❝ Setiap Kata Punya Cerita ❞

Pilihan Aktivitas Terbaik di Ubud, Perpaduan Alam, Budaya, dan Kemewahan

Gianyar, Kata Jurnal – Bali kembali mencuri perhatian dunia setelah dinobatkan sebagai TripAdvisor’s Top World Traveller’s Choice Destination 2026. Salah satu magnet utama pulau ini adalah Ubud, kawasan yang dikenal sebagai pusat budaya dan spiritual Bali, dengan lanskap alam hijau serta ragam pengalaman wisata berkelas yang terus diminati wisatawan mancanegara.

“Bagi wisatawan yang mencari perjalanan autentik namun tetap eksklusif, berikut 10 aktivitas pilihan terbaik di Ubud, yang dipilih secara khusus untuk menampilkan perpaduan terbaik antara alam, budaya, dan eksplorasi tak terlupakan di Bali,” ujar Lasta Arimbawa kepada media.

Kerajaan Ubud atau Puri Saren Agung menjadi titik awal penelusuran budaya. Istana yang merupakan kediaman keluarga kerajaan ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 08.00–18.00 WITA. Pengunjung dapat menjelajahi halaman istana hingga menyaksikan pertunjukan tari tradisional Bali pada malam hari dengan tiket sekitar Rp 100.000–150.000.

Pengalaman berbeda juga ditawarkan Sacred Monkey Forest Sanctuary. Kawasan konservasi sekaligus area suci ini menjadi habitat lebih dari 1.000 monyet ekor panjang, dilengkapi pura berusia ratusan tahun dan pepohonan beringin tua. Tiket masuk berkisar Rp 80.000–120.000.

Pilihan akomodasi mewah dapat ditemukan di Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali. Hotel bintang 5 yang dikelola Marriott International ini berdiri di puncak bukit dengan panorama Lembah Sungai Wos. Properti ini menyediakan 143 kamar dan suite deluxe, mulai dari Deluxe Balcony Room hingga Jungle Suite, serta layanan shuttle gratis harian ke pusat Ubud.

Aktivitas petualangan tersedia melalui arung jeram di Sungai Ayung, sungai terpanjang di Bali yang terkenal dengan ngarai tropis dan pahatan batu bersejarah. Selain itu, Sthala Ubud Bali menghadirkan pengalaman Rafting Brunch, yakni makan siang yang disajikan mengapung di atas Sungai Wos, satu-satunya konsep sejenis di Bali.

Keindahan alam Ubud juga terpancar dari sawah terasering Tegallalang yang diakui UNESCO melalui sistem irigasi Subak. Area ini menawarkan pemandangan sawah hijau serta spot foto seperti ayunan dan sky bike, dengan tiket masuk mulai Rp 25.000.

Wisata berbasis budaya dapat dinikmati melalui trekking di Desa Mawang, kawasan yang masih mempertahankan arsitektur tradisional Bali, ukiran batu, dan ritual harian masyarakat setempat. Ubud juga dikenal sebagai pusat kuliner Bali, mulai dari restoran fine dining hingga hidangan legendaris seperti Babi Guling.

Di Sthala Ubud Bali, tamu dapat mengikuti kelas memasak hidangan tradisional Bali yang dipandu chef profesional, serta menikmati aktivitas wellness seperti yoga pagi. Sesi yoga dapat dilakukan di pusat ternama di Ubud maupun secara privat di yoga deck tepi sungai.

“Ubud bukan sekadar destinasi, melainkan cerminan jiwa Bali,” kata Lasta Arimbawa.
“Seiring kembalinya wisatawan ke Bali dalam jumlah besar, kami bangga menghadirkan sebuah tempat yang menghubungkan tamu dengan alam, budaya, dan kemewahan yang bermakna,” tambahnya.

Didampingi Sugeng Purnomo, Putu Arneta Arma Putri menambahkan bahwa Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali menawarkan suasana liburan yang menenangkan di tengah alam hijau Ubud.
“Tim kami siap memastikan pengalaman menginap yang berkesan dan tak terlupakan. Info lebih lanjut, silahkan kunjungi website http://www.sthalabali.com dan terhubung di akun social media Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali di Instagram, X dan Facebook,” katanya.

(Foto: Sthala Bali)


Tinggalkan komentar