Kata Jurnal ✧˖°.

❝ Setiap Kata Punya Cerita ❞

Edisi Kedua FOTO Bali Festival, Nuanu Tunjuk Dua Kurator Indonesia

Tabanan, Kata Jurnal – “Nuanu Creative City mengumumkan penyelenggaraan edisi kedua FOTO Bali Festival, sebuah festival fotografi internasional yang akan berlangsung pada 3 Juni hingga 12 Juli 2026 di Bali,” demikian keterangan resmi yang disampaikan 9 Februari 2026. Dalam rilis tersebut disebutkan, Nuanu menunjuk Kurniadi Widodo dan Putu Sridiniari sebagai tim kuratorial untuk penyelenggaraan tahun ini.

FOTO Bali Festival kembali hadir melanjutkan capaian positif pada edisi perdananya. Festival ini diposisikan sebagai platform bagi para praktisi fotografi dan seniman visual untuk saling terhubung, bertukar gagasan, serta bekerja lintas konteks lokal maupun global.

Untuk edisi kedua, Kurniadi Widodo dan Putu Sridiniari akan bersama-sama menentukan arah kuratorial, melakukan seleksi seniman, sekaligus menyusun program publik festival.

Berbasis di Yogyakarta, Kurniadi Widodo dikenal sebagai fotografer, pendidik, dan kurator dengan keterlibatan panjang dalam praktik dokumenter serta pendidikan fotografi. Sementara itu, Putu Sridiniari merupakan kurator dan peneliti asal Bali yang bekerja antara Bali dan Yogyakarta, dengan pendekatan berbasis riset yang berangkat dari seni visual, arsip, serta pertanyaan seputar memori, tempat, dan konteks sosial-politik.

“Festival ini menawarkan ruang penting bagi para fotografer untuk bertemu melampaui batas institusional maupun geografis,” ujar Kurniadi Widodo.

Ia menambahkan, “Fokus saya adalah membangun kerangka kuratorial yang memungkinkan berbagai praktik saling berdialog, tanpa kehilangan keterkaitannya dengan konteks asal masing-masing.”

Sementara itu, Putu Sridiniari menyampaikan, “Bagi saya, fotografi adalah cara untuk menelusuri bagaimana gambar bergerak melalui waktu, ingatan, dan ruang sosial.”

Ia juga mengatakan, “Di FOTO Bali Festival, saya tertarik melihat bagaimana praktik fotografi dibentuk oleh realitas setempat, namun tetap berada dalam percakapan dengan sejarah dan konteks yang lebih luas.”

FOTO Bali Festival pertama kali diluncurkan pada 2025 sebagai respons atas kebutuhan ruang fotografi internasional yang berkelanjutan di kawasan ini. Pada edisi perdananya, festival menampilkan karya 34 seniman dari 10 negara yang terpilih dari 247 pengajuan karya asal 29 negara.

Rangkaian program tahunan ini tidak hanya menghadirkan pameran, tetapi juga diskusi dan inisiatif edukatif. Melalui berbagai pertemuan tersebut, festival membuka ruang interaksi lebih dekat antara publik dan praktisi, sekaligus menempatkan Bali sebagai bagian aktif dalam percakapan fotografi kontemporer di Asia Tenggara dan sekitarnya.

(Foto: Nuanu Creative City)


Tinggalkan komentar