Kata Jurnal ✧˖°.

❝ Setiap Kata Punya Cerita ❞

Menpora Dukung Tim Pencari Fakta FPTI untuk Ungkap Kasus Atlet

Jakarta, Kata Jurnal – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyatakan komitmennya memberikan perlindungan maksimal kepada para atlet korban kekerasan dan pelecehan seksual, termasuk menjaga kerahasiaan identitas guna menghindari stigma di masyarakat.

“Kami memberikan perlindungan maksimal bagi para atlet (korban), karenanya identitas mereka juga kita rahasiakan. Mereka jangan sampai jadi korban dua kali karena adanya stigma di masyarakat,” ujar Yenny Wahid usai menghadiri perayaan ulang tahun ke-74 Komite Olimpiade Indonesia di Ritz Carlton Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

FPTI juga telah membentuk tim pencari fakta di internal federasi. Tim tersebut dijadwalkan memanggil terduga pelaku pada Kamis, 12 Maret 20…, sebagai bagian dari upaya pengumpulan informasi dan pendalaman kasus.

“Tim sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap terduga pelaku, juga sudah menghubungi melalui WhatsApp,” terang Yenny Wahid.

Langkah FPTI ini mendapat dukungan dari Erick Thohir yang menilai pembentukan tim pencari fakta merupakan langkah tepat untuk memperjelas kasus.

“Pembentukan tim pencari fakta merupakan langkah yang tepat dan bukti penanganan serius oleh FPTI untuk memastikan setiap informasi dan fakta bisa dikaji secara mendalam. Kami berharap proses berjalan secara obyektif, profesional dan menjadi jalan untuk mewujudkan keadilan bagi korban,” ujar Erick Thohir.

Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus memantau perkembangan proses tersebut dan siap berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan berjalan dengan baik serta menjunjung tinggi keadilan bagi korban.

Selain itu, para atlet korban diketahui telah membuat laporan resmi ke pihak Kepolisian. FPTI juga menyediakan pendampingan hukum bagi mereka.

“Jadi kita akan lindungi mereka untuk bisa mendapatkan kehidupan yang bermartabat dan mendapat keadlian. Ini ada dua proses yang berjalan secara beriringan, pertama proses di internal FPTI tim pencari fakta, lalu juga proses hukum yang sudah berjalan,” tambah Yenny Wahid.

(Foto: Kemenpora)


Tinggalkan komentar