Bangkok, Kata Jurnal — Perolehan medali Indonesia di SEA Games 2025 Thailand terus meningkat. Hingga Kamis 11 Desember 2025 malam, kontingen nasional mencatat tambahan 9 medali emas, 14 perak, dan 8 perunggu.
“Alhamdulillah target hari saya sampaikan tadi 8 sampai 9 medali emas, ternyata maksimal 9 emas untuk hari ini,” kata Menpora Erick saat menyaksikan pertandingan renang di SAT Swimming Pool, Hua Mak, Bang Kapi, Bangkok, Kamis 11 Desember 2025 malam.
Erick mengapresiasi para atlet serta cabang olahraga yang menyumbang medali. Ia menuturkan bahwa kontribusi yang masuk hari ini melampaui perkiraan awal. “Dua dari renang, basket 3×3 putri, Cycling MTB, Canoe, Karate hingga atletik yang bahkan pecah rekor SEA Games dan dari cabor yang lain,” ujarnya.
Harapan agar laju ini tidak melambat kembali disampaikan Erick. Ia menegaskan pentingnya kontinuitas performa sampai gelaran selesai. “Ini saya harapkan tetap konsisten hingga akhir karena kita target 80 medali emas. Artinya kita harus mendulang emas-emas baru dari cabang olahraga lainnya,” ucapnya.
Tambahan medali emas hari ini datang dari sejumlah cabang. Rendy Varera dari balap sepeda meraih emas di nomor MTB Men’s Cross Country. Cabor MMA ikut menyumbang emas melalui Dwi Ani Retno Wulan pada nomor Traditional -54 kg, setelah mengalahkan wakil Vietnam Thi Thanh Binh Duong.
Kontribusi emas juga hadir dari karate. Leica Al Humaira Lubis memastikan kemenangan di nomor +68kg Women’s dengan skor 2-0 atas atlet Laos, Konenyvong Souphaphone.
Pada nomor kayak ganda campuran 200 meter, pasangan Subhi/Stevani Maysche Ibo meraih posisi finis tercepat dengan catatan 36,409 detik, unggul dari Vietnam dan Singapura.
Sejarah dicetak oleh tim Basket 3×3 Putri, yang pertama kali sejak nomor tersebut dipertandingkan pada 2019 berhasil membawa pulang medali emas untuk Indonesia.
Dari cabang renang, Indonesia menambah dua emas melalui nomor 50 meter gaya punggung putra dan putri. Jason Donovan Yusuf meraih emas dengan waktu 25,36 detik, sedangkan I Gede Siman Sudartawa, berusia 31 tahun, memperoleh perunggu pada nomor yang sama.
Pada sektor putri, Masniari Wolf mencatatkan waktu 28,80 detik untuk merebut emas nomor 50 meter gaya punggung.
Menpora Erick kembali menegaskan posisi renang sebagai cabang strategis. “Saya kira renang hari ini sangat luar biasa, renang bisa menambah dua medali emas untuk Indonesia. Renang adalah salah satu cabor yang dipilih Presiden untuk masuk 21 cabor unggulan,” katanya.
(Foto: Kemenpora)

