Kata Jurnal ✧˖°.

❝ Setiap Kata Punya Cerita ❞

Nuanu Park Siap Dibuka, Tawarkan Ruang Publik Terintegrasi di Bali

Tabanan, Kata Jurnal – Nuanu Creative City menghadirkan preview eksklusif Nuanu Park bagi rekan media menjelang peluncuran resminya. Kegiatan ini berlangsung pada 19 Mei 2026 di kawasan Nuanu Park, taman publik seluas 1,6 hektare yang akan menjadi pintu masuk utama bagi pejalan kaki menuju kawasan tersebut.

“Nuanu Park merupakan langkah penting dalam membuka Nuanu kepada lebih banyak orang,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City.

Taman ini dirancang sebagai gerbang publik menuju kawasan kreatif Nuanu yang lebih luas dengan menghadirkan perpaduan antara alam, seni, edukasi, rekreasi, dan pengalaman keluarga dalam satu lanskap terintegrasi. Setelah resmi dibuka, area ini akan menawarkan beragam aktivitas publik, mulai dari masterclass, program anak, pengalaman outdoor, area ramah hewan peliharaan, hingga kegiatan berbasis komunitas.

“Seiring berkembangnya ekosistem Nuanu, kami ingin pengalaman pertama saat memasuki Nuanu terasa lebih terbuka, mudah diakses, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari — bukan sesuatu yang tertutup atau terlalu formal,” lanjut Lev Kroll.

Menjelang pembukaan resminya pada tahun ini, media preview tersebut memberikan kesempatan bagi para jurnalis untuk melihat lebih awal pengembangan Nuanu Park sebagai titik kedatangan utama bagi para pengunjung. Taman ini dirancang untuk membuat Nuanu lebih terbuka dan mudah diakses publik dengan menghadirkan pengalaman eksplorasi, pembelajaran, permainan, dan interaksi bersama.

“Bagi kami, pengembangan infrastruktur publik seperti ini sama pentingnya dengan proyek budaya dan hospitality berskala besar, karena memberi ruang bagi masyarakat untuk terus kembali dan merasa terhubung dengan Nuanu.”

Salah satu sorotan dalam kegiatan tersebut adalah penampilan perdana gerbang resmi Nuanu Park yang dirancang sebagai landmark budaya sekaligus gerbang hidup menuju Nuanu Creative City. Gerbang ini dikembangkan bersama seniman Bali, arsitek, pematung, penasihat budaya, serta berbagai pemangku kepentingan lokal dengan memadukan prinsip arsitektur Bali, kerajinan tradisional, dan teknologi multimedia kontemporer, termasuk instalasi media dan projection mapping.

Gerbang yang berpusat pada simbolisme Athena dan Saraswati ini merepresentasikan pengetahuan, kreativitas, serta keterhubungan antara tradisi dan inovasi, alam dan teknologi, serta identitas lokal Bali dalam dialog global yang lebih luas. Selain itu, kawasan ini juga mencakup Garden, Kids Academy, area ropes course dan zipline, Nuanu Art Village, jembatan penghubung, hingga berbagai ruang publik di sekitarnya.

(Foto: Nuanu Creative City)


Tinggalkan komentar