Tabanan, Kata Jurnal – “Bagi Nuanu Social Fund, inisiatif ini bukan hanya tentang membangun sebuah rumah, tetapi tentang memastikan bahwa kebutuhan masyarakat sekitar benar-benar menjadi dasar dari program sosial yang dijalankan,” ujar Auditya Sari, Head of Nuanu Social Fund.
Nuanu Creative City memperkuat komitmennya dalam menciptakan dampak sosial bagi masyarakat melalui pembangunan kembali rumah Biang Sayu, warga Desa Bengkel, Tabanan. Program tersebut menghadirkan hunian baru yang lebih aman dan layak setelah kondisi tempat tinggal sebelumnya dinilai tidak lagi memadai untuk mendukung kebutuhan hidup sehari-hari.
Pembangunan kembali rumah tersebut merupakan salah satu inisiatif yang dijalankan melalui Nuanu Social Fund (NSF). Sebelum proyek dimulai, NSF telah mendampingi Biang Sayu melalui berbagai bantuan yang berfokus pada kebutuhan sehari-hari, termasuk penyediaan bahan pangan, popok dewasa, serta fasilitas pemeriksaan mata untuk membantu meringankan tantangan yang dihadapinya akibat katarak.
Melalui proses pendampingan tersebut, tim Nuanu Social Fund menilai kondisi tempat tinggal Biang Sayu memerlukan penanganan yang lebih menyeluruh. Dari situ lahir inisiatif pembangunan kembali rumah yang bertujuan menghadirkan hunian baru yang lebih aman, layak, dan nyaman untuk mendukung kualitas hidupnya secara menyeluruh.
Nuanu Social Fund merupakan dana sosial yang didukung oleh kontribusi berbagai bisnis dan proyek di dalam ekosistem Nuanu. Melalui NSF, sebagian dari pertumbuhan yang terjadi di kawasan tersebut dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, budaya, lingkungan, pendidikan, dan kesejahteraan komunitas.
Sepanjang tahun 2025, Nuanu Social Fund telah menyalurkan lebih dari Rp5,6 miliar untuk berbagai inisiatif yang menjangkau lebih dari 14.600 penerima manfaat di Bali. Program-program tersebut mencakup pelestarian budaya, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan infrastruktur komunitas.
“Melalui dialog dan kolaborasi yang berkelanjutan, kami berupaya memahami kebutuhan nyata yang dihadapi masyarakat sehingga dukungan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang lebih tepat dan bermakna,” lanjut Auditya Sari.
Program pembangunan kembali rumah Biang Sayu terlaksana melalui kolaborasi antara Nuanu Social Fund, Luna Beach Club, dan Pemerintah Desa Bengkel. Kolaborasi tersebut memungkinkan terwujudnya hunian baru yang layak bagi Biang Sayu.
Sebagai salah satu proyek yang berkontribusi melalui Nuanu Social Fund, Luna Beach Club turut mendukung pembangunan kembali rumah tersebut sebagai bagian dari komitmen bersama terhadap komunitas sekitar.
“Sebagai salah satu proyek yang berkontribusi pada Nuanu Social Fund, Luna Beach Club melihat partisipasi dalam program ini sebagai bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa pertumbuhan yang terjadi di dalam kawasan juga memberikan manfaat bagi komunitas di sekitarnya,” ujar James Ephraims, Founder of Luna Beach Club.
“Menjadi bagian dari inisiatif ini merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi kami. Kami bersyukur atas kesempatan untuk terhubung dengan masyarakat lokal dan turut berkontribusi bagi komunitas,” tambah Elly, perwakilan dari Luna Beach Club.
Dari sisi Pemerintah Desa Bengkel, pembangunan kembali rumah Biang Sayu dinilai menjadi contoh kemitraan antara sektor swasta, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan warga secara nyata dan tepat sasaran.
“Bagi Desa Bengkel, pembangunan kembali rumah Biang Sayu menunjukkan pentingnya kemitraan yang dibangun atas dasar kepedulian jangka panjang,” ujar I Nyoman Wahya Biantara, Kepala Desa Bengkel.
“Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci agar kebutuhan warga dapat dijawab secara nyata dan tepat sasaran,” lanjutnya.
Setelah pembangunan rumah selesai, hunian baru Biang Sayu diberkati melalui upacara melepas, sebuah tradisi Bali yang menandai penyucian bangunan sebelum digunakan. Upacara tersebut sekaligus menandai awal baru bagi Biang Sayu untuk menempati rumah yang lebih aman dan layak.
Ke depan, Nuanu Social Fund akan terus mengembangkan program-program yang berangkat dari kebutuhan masyarakat di wilayah Tabanan dan Bali. Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, Nuanu ingin memastikan pertumbuhan kawasan berjalan seiring dengan kesejahteraan komunitas yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Nuanu Creative City Bangun Kembali Rumah Warga di Tabanan Melalui Program Dampak Sosial

