Kata Jurnal ✧˖°.

❝ Setiap Kata Punya Cerita ❞

(2/4) Kisah Seram di Balik Lagu Anak versi Inggris

Ini adalah beberapa lagu anak-anak versi Inggris yang mengandung cerita seram bagian kedua.

Rock – A – Bye Baby

Lagu yang tercipta pada tahun 1765 ini merupakan lagu penghantar tidur untuk anak. Lirik lagunya adalah “Rock-a bye baby in the treetop,  When the wind blows, the cradle will rock, When the bough breaks, the cradle will fall And down will come baby, cradle and all“.

Ternyata lagu penghantar tidur ini menceritakan tentang anak dari Raja James II dari Inggris dan Mary Modena. Namun banyak pihak yang meyakini jika sesungguhnya anak laki-laki yang dianggap anak tersebut bukan merupakan anak kandung mereka. Anak tersebut diyakini sebagai anak yang dibawa dari ruang bayi rumah sakit, kemudian diakui sebagai anak untuk dijadikan penerus tahta Kerajaan Inggris.

Mary, Mary Quite Contrary

Mary, Mary Quite Contrary Mary Mary quite contrary, How does your garden grow? With silver bells and cockle shells And pretty maids all in a row“. Lirik lagu yang tercipta pada tahun 1744 ini memang kelihatan biasa – biasa saja, namun jika kita telaah lebih lagi, arti dari lagu tersebut mengandung unsur yang menyeramkan.

Ternyata lagu ini sering dipakai banyak orang dalam ritual Bloody Mary yang merupakan permainan horror untuk mengundang sesosok wanita dari alam lain untuk menyebrang ke dunia kita. Selain itu, banyak dari para sejarawan yang menyatakan bahwa lirik lagu ini mereferensi Ratu Mary I Inggris di mana Ratu ini, pada masa jayanya telah memenggal banyak kepala.

Three Blind Mice

Lagu yang dibuat di tahun 1805 ini dipercaya merupakan kelanjutan dari lagu sebelumnya yaitu “Mary, Mary, Quite Contrary”. Lirik lagunya adalah, “Three blind mice, three blind mice See how they run.  See how they run They all ran after the farmer’s wife, Who cut off their tails with a carving knife, Did you ever see such a sight in your life, As three blind mice “Three Blind Mice”

Dalam lagu ini dikisahkan adanya tiga orang uskup Protestan yaitu Hugh Latimer, Nicholas, Radley, dan Thomas Cranmer. Mereka bertiga ternyata tidak sukses menjalankan konspirasi untuk menjatuhkan tahta Ratu Mary I. Karena perbuatan konspirasi yang mereka lakukan, Ratu Mary I menghukum mati dengan membakar ketiganya di tiang pancang. Sementara itu, maksud dari “blind” atau kebutaan pada judul ditafsirkan para ahli sejarah sebagai bid’ah agama yang mereka lakukan.

Thanks for reading !! ^^


Tinggalkan komentar